Seorang Pemuda Bantu Bapak Curi Motor

Seorang Pemuda Bantu Bapak Curi Motor

Seorang Pemuda Bantu Bapak Curi Motor
Sejak 6 bulan terakhir, 1 keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak, mengandalkan hidupnya dari mencuri motor.

Tidak ingin ibunya terus dipukuli, RN (21) terpaksa mengikuti pada keinginan bapaknya, D, untuk mencuri motor anak-anak sekolah. Bersama ibunya, R (45), RN beraksi memangsa pada motor anak sekolah dengan berpura-pura meminta tolong dicarikan alamat rumah.

Kapolsek Lengkong, Kompol Jaya Hardianto, ‎mengatakan aksi pencurian 1 keluarga tersebut sudah berlangsung sejak 6 bulan yang lalu. Pengungkapan kasus tersebut, ucap Jaya, bermula dari keterangan saksi-saksi yang melihat nopol motor milik tersangka.

“Yang melakukan pencurian ini adalah satu keluarga. Anaknya, ibunya, dan bapaknya yang masih kita cari.‎ Mereka mengincar pada sepeda motor yang dipakai anak-anak sekolah,” ujar Jaya di Mapolsekta Lengkong, Kota Bandung, Kamis (6/10/2016).

Jaya menuturkan, R yang diboncengi RN mencari sasaran anak sekolah yang menggunakan motor. Kedua tersangka pura-pura menanyakan alamat, lalu korban dipaksa untuk membonceng R yang kemudian diajak berkeliling.

Sementara si bapak mengawasi istri dan anaknya dari belakang, sambil mengikuti menggunakan motor.

BACA JUGA :

MISTERI 2 POCONG SAAT IBU MUTILASI BAYINYA DI CENGKARENG

“Kemudian‎ tersangka R memberi uang Rp 20 ribu kepada korban dan menyuruh membelikan air minum dan biskuit. Setelah si korban belanja dan keluar minimarket, ternyata motornya sudah tiada,” tutur Jaya.

‎Korban pun menangis karena mengetahui bahwa motornya dibawa kabur oleh 2 orang yang baru dikenalnya. Pihak minimarket kemudian mengantar pada korban ke Polsekta Lengkong untuk melaporkan kejadian tersebut.

Polisi pun berhasil meringkus keduanya setelah menanyai para saksi, sedangkan si otak pencurian sempat kabur dan tega  meninggalkan anak istrinya.

“Satu keluarga ini bukan hanya mencuri motor, tapi handphone dan sepeda juga . Selama enam bulan‎ mereka mengandalkan uang dari pencurian ini, karena D sudah  tidak bekerja,” kata Jaya.

‎Sementara itu, RN mengaku terpaksa mengikut mencuri bersama ibunya R yang kini berada di tahanan Polrestabes Bandung. RN mengaku tidak ingin ibunya terus-menerus dipukuli oleh bapaknya apabila menolak untuk melakukan  mencuri.

“Saya terpaksa mencuri, kalau tidak ibu saya dipukuli sama bapak saya,” ucap RN.

Dibeberkan Oleh Beritaterpanas.com