Rutin Konsumsi Air Mani Mencegah Flu

Rutin Konsumsi Air Mani Mencegah Flu

Rutin Konsumsi Air Mani Mencegah Flu
Tracy Kiss mengaku campuran sperma dalam smoothies yang ia konsumsi memberikan dampak positif bagi tubuhnya. (Foto: metro.co.uk)

Blogger gaya hidup yang tinggal di Inggris, Tracy Kiss, biasa menambahkan air mani ke dalam smoothie yang dibuatnya. Menurut Kiss, menambahkan air mani ke dalam smoothie setiap pagi bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Sehingga tak heran setiap pagi, Kiss mencampurkan air mani ke dalam campuran bahan-bahan smoothie seperti buah, biji-bijian, sayur, dan susu almond. Pasokan air mani tersebut berasal dari temannya yang memiliki gaya hidup sehat (tidak merokok, tidak minum alkohol, dan bebas dari penyakit menular seksual.

Sejak rutin melakukan kebiasaan tersebut, dia belum pernah mengalami demam maupun flu. Sehingga Kiss merasa daya tahan tubuhnya lebih kuat.

Lalu, benarkah dengan mengonsumsi air mani bisa mencegah flu datang?

Menanggapi hal tersebut juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics Amerika Serikat, Allisa Rumsey, mengungkapkan benar di dalam air mani terdapat vitamin C dan zinc. Kedua kandungan tersebut berperan dalam meningkatkan imunitas tubuh. Namun bukan berarti dengan rutin mengonsumsi air mani bakal terbebas dari flu.

“Jumlah kandungan vitamin C dan zinc, amat rendah sehingga tidak akan memberikan manfaat seperti itu dalam tubuh,” kata Allisa mengutip laman Prevention, Kamis (24/11/2016).

Mengenai daya tahan tubuh Kiss yang terjaga sejak rutin mengonsumsi smoothie, Allisa mengungkapkan bukan air mani yang membuat daya tahannya bagus, melainkan kandungan buah dan sayuran di dalam smoothie tersebut.

BACA JUGA  :   CARA AGAR KAMU TIDAK MUDAH MARAH MESKIPUN BANYAK TEKANAN

 

Seperti diketahui buah dan sayuran merupakan sumber vitamin, mineral, antioksidan, dan fitokimia yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. “Faktor inilah yang menurunkan risiko Kiss sakit,” kata Allisa.

Manfaat mengonsumsi buah dan sayur bisa terlihat dari studi Boston University, Amerika Serikat. Peneliti menganalisis 1.000 wanita hamil serta asupan makanannya. Rupanya wanita hamil yang lebih banyak makan sayuran dan buah cenderung tidak terkena penyakit infeksi.

Dibeberkan Oleh beritaterpanas.com