Misteri Plastik dan Mobil Suami Mirna

Misteri Plastik dan Mobil Suami Mirna

Misteri Plastik dan Mobil Suami Mirna
Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso kembali menjalani persidangan ke-31 di PN Jakpus, Kamis (20/10). Jessica menyampaikan pembelaan atas jawaban JPU dengan agenda pembacaan duplik.

 

Jessica Kumala Wongso melancarkan tudingan terhadap suami Wayan Mirna Salihin, Arief Setiawan Soemarko. Terdakwa kasus pembunuhan Mirna itu mengungkit mengenai bungkusan plastik dari Arief kepada pegawai Kafe Olivier bernama Rangga.

Jessica juga mengaku mendapat informasi dari seorang penasihat hukumnya, Hidayat Mustar, jika Arief pernah bertemu salah satu pelayan Kafe Olivier, bernama Rangga.

“Ada salah satu orang Mochtar Amir mengaku melihat Arief memberikan bungkusan plastik hitam ke kepada Rangga, sehari sebelum Mirna meninggal (Selasa, 5 Januari 2016). Tepatnya jam 15.50,” ujar Jessica saat membacakan duplik atau jawaban di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 20 Oktober 2016.

Ketika bertemu dengan Arief, Jessica melanjutkan, Rangga mengenakan kemeja kotak-kotak. “Pernah ada satu orang yang menunggu untuk bertemu dengan Arief Soemarko,” beber Jessica lagi.

Sebelumnya, Otto menyebutkan saksi Rangga selaku barista atau peracik kopi di Kafe Olivier, sempat didatangi orang misterius untuk membunuh Mirna. Orang tak dikenal itu disebut-sebut berpakaian loreng saat mendatangi Kafe Olivier, sebelum insiden ‘kopi sianida’ terjadi.

Otto mengungkapkan, ‎fakta tersebut ada dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang diajukan JPU dan polisi.

Dalam BAP itu, kata Otto, ada seseorang yang menitipkan uang Rp 140 juta, diduga dari suami Mirna, Arief Soemarko.

BACA JUGA :  PERKATAAN HOTMAN SAYA TIDAK KATAKAN JESSICA BUKAN PEMBUNUH MIRNA

“Rangga itu mengaku sama dokter waktu diperiksa, dia juga mengiyakan kalau dia menerima transfer dari Arief untuk bunuh Mirna. Rangga mengiyakan, dan itu ada dalam BAP polisi. Kami bukan mengada-ada,” ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 27 Juli 2016.

Menjawab tudingan tersebut, suami Wayan Mirna Salihin, Arief Soemarko, tak menampik ada pihak yang menyudutkannya dengan menuduh sebagai pembunuh Mirna.

“Itu sebuah fitnah menurut saya. Waktu itu katanya ada wartawan yang menghampiri (kafe) Olivier, menuduh saya memberikan uang ke Rangga untuk membunuh Mirna,” jelas Arief di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Arief menegaskan, pada saat itu dia sama sekali tak berada di kawasan Sarinah. Hal itu bisa dia buktikan melalui keterangan pihak-pihak yang bersamanya saat itu. Dia mengatakan, saat itu sedang berkumpul bersama keluarga.

“Ada saudara saya bersama suaminya ingin melihat apartemen saya. Pukul 1 atau 2 dia datang ke apartemen saya dan sampai pukul 6. Mereka bisa jadi saksi,” imbuh dia.

Karena itu, dia tak mau menggubris tuduhan tersebut karena baginya sudah tak masuk akal. “Ini pencemaran nama baik. Saya sudah kehilangan semuanya, tapi masih disalahin. Ini kan tuduhan yang tidak berarti, akan terlihat bodoh nantinya,” tegas Arief.

Dibeberkan Oleh Beritaterpanas.com