Berkas Cagub-Cawagub DKI masi kurang untuk persyaratan

Berkas Cagub-Cawagub DKI masi kurang untuk persyaratan

 

Berkas Cagub-Cawagub DKI masi kurang untuk persyaratan

Hari ini KPUD Provinsi DKI Jakarta akan menyelengarakan rapat pleno terbuka hasil verifikasi persyaratan cagub dan cawagub. Selain itu, KPUD juga akan menyerahkan hasil dari pemeriksaan kesehatan.

Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno mengatakan hari ini juga akan disampaikan keterangan mengenai kelengkapan berkas para calon. Beberapa berkas juga dikatakannya masih ada yang belum lengkap. KPUD akan memberikan waktu untuk melengkapi berkas hingga 4 Oktober nanti.

“Kami sudah buat berita acara atas berkas pencalonan dan syarat calon dan hari ini akan disampaikan. Nanti ada batasan waktu perbaikan sampai 4 Oktober. Setelah itu tidak akan ada juga penambahan waktu untuk perbaikan,” ujar Ketua KPUD Sumarno di Gedung KPUD, Jl. Salemba, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2016).

 BACA JUGA :AHOK-KETUA DPRD BERDAMAI JELANG PILKADA DKI


Beberapa berkas yang belum lengkap, di antaranya ialah ijazah yang  juga belum dilegalisir, surat bebas tanggungan pajak serta Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Atau persyaratan yang belum lengkap misalnya ada juga ijasah yang belum dilegalisir ada surat keterangan bebas dari tanggungan pajak selama ini lima tahun terakhir ada yg baru tiga tahun. Ada beberapa juga Ada juga SKCK terlewati,” katanya.

Meski begitu, kekurangan yang tidak tidak terlalu banyak. Sebab, persyaratan ini bersifat akumulatif. KPUD mensyaratkan semua berkas ini juga dilengkapi semua calon. Jika tidak, hal ini dapat membatalkan pencalonan.

“Pada dasarnya semua penting. Jadi kalau ada yang kurang bisa membatalkan. Tetapi hal yang substansial misalnya untuk cuti bagi petahana kesediaan yang  mengundurkan diri dari PNS dan TNI itu semua kami sudah dapatkan,” ucap Sumarno.

Namun, terkait hasil pemeriksaan akan kesehatan, Sumarno mengatakan jika ada yang belum  terpenuhi, maka akan diberitahukan kepada parpol pengusung untuk mencari pengganti calon.

“Termasuk juga kalau ada syarat kesehatan yang tidak terpenuhi kita juga akan beritahukan kepada parpol untuk mencari calon pengganti sampai masa perbaikan,” katanya. Dibeberkan Oleh BeritaTerpanas.com