6 Fakta mengenai Sperma

6 Fakta mengenai  Sperma

6 Fakta mengenai Sperma
Ilustrasi mengenai Sperma atau Sel Reproduksi Laki-laki. (iStockphoto)

Seperti yang Anda ketahui, satu sperma dan satu telur dapat menghasilkan bayi. Namun tak semua sperma itu berfungsi seperti baik.

Di permukaan yang kering seperti pakaian atau tempat tidur, sperma mati. Namun di dalam air hangat atau bak mandi air panas, sperma cenderung hidup lebih lama karena mereka berkembang di tempat yang hangat serta basah. Sperma akan menemukan jalan masuk ke dalam tubuh wanita, yang menyebabkan hamil.

Fakta mengenai sperma bukan hanya pertemuannya dengan sel telur saja, tapi ada beberapa fakta lain yang mungkin belum Anda ketahui, dilansir laman Thevasectomyreversalcentre, Jumat (14/10/2016).

1. Ejakulasi tidak selalu bercampur

Sperma setiap manusia terdiri dari air, fruktosa, proteolitik, enzim, kalium, asam laktat, magnesiun, nitrogen, fosfor, natrium, vitamin B12, C, seng, dan sperma. Warna sperma umumnya putih atau abu-abu, yang berperan membawanya ke betina.

Air mani terbuat dari testis, Epididimis, vesikula seminalis, kelenjar prostat, bulboyrethral, dan kelenjar uretra. Sperma membuat sekitar 5 persen dari jumlah total ejakulasi, dan itu normal.

Garam dan gula dalam air mani ada untuk menyediakan energi bagi sperma untuk menemukan telur.

Jika ada warna merah jambu, mungkin karena infeksi atau pembedahan seperti pembalikan vasektomi.

2. Tidak semua sperma sehat

Ini normal. Beberapa memiliki dua kepala, dua ekor, ekor berbentuk aneh, kepala besar dan kepala kecil. Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengatakan sekitar 30 persen dari perenang yang sehat dianggap normal, bonusnya 25 persen akan berenang ke depan.

Biasanya 25 persen mati, dan semuanya normal. Sperma memiliki tiga bagian utama yaitu kepala, pertengahan, dan ekor. Kepala bisa kecil, terlalu besar atau ganda. Leher bisa menekuk, sedangkan pertengahan bisa terlalu besar atau tipis. Ekor bisa ditekuk, gulung, rusak ataupun ganda.

3. Sperma tidak selalu tahu akan berlabuh di mana

Ejakulasi dapat melakukan perjalanan dengan jarak tertentu, sekitar 2-10 inci. Dalam air mani ada sejumlah besar sperma yang berenang, ada juga yang tidak berenang, dan lainnya bergerak sangat lamban.

Jika 30 persen berenang dalam garis lurus, maka semuanya baik-baik saja. Mereka yang terus berenang, belum tentu arahnya benar.

Untuk memulai, harus memiliki panas yang baik sehingga mereka tahu kalau bergerak ke arah panas dan bepergian jauh ke betina.

BACA JUGA : KUNCI CARA EREKSI TAHAN LAMA

4. Sperma berenang lebih cepat dibandingkan sperma wanita

Perempuan membawa kromosom X, dan laki-laki kromosom Y. Mereka melakukan perjalanan sangat cepat 4-5 milimeter per menit. Tampak lambat, tapi perlu diingat bahwa mereka rata-rata 55/100000 milimeter panjangnya.

Jika Anda membandingkan ukuran mereka untuk ikan paus, maka paus melakukan perjalanan 15.000 mil per jam.

5. Perubahan air mani

Pembekuan air mani terjadi setelah ejakulasi, dan sangat lengket seperti jelly. Antara lima dan 40 menit kemudian, kembali cair. Perubahan ini dianggap penting untuk reproduksi.

Ini semua proses yang normal. Setelah vasektomi, air mani hanya terdiri dari cairan dan elemen seperti di atas, tidak ada sperma. Konsistensi air mani dapat berubah dengan usia, tingkat gairah, perubahan musim, dan stres sehingga ada banyak variasi normal.

Air mani tebal dapat disebabkan oleh dehidrasi, yang sementara atau benar-benar tebal serta clumpy bisa dihubungkan dengan kadar testosteron.

6. Terlalu panas bisa matikan sperma

Laptop, bak mandi air panas, sauna, dan pakaian dalam terlalu ketat dapat meningkatkan suhu testis, dan membunuh sperma.

Dibeberkan oleh Beritaterpanas.com