6 Cara menanggulangin Jalanin hidup setelah pasangan selingkuh

6 Cara menanggulangin Jalanin hidup setelah pasangan selingkuh

6 Cara menanggulangin Jalanin hidup setelah pasangan selingkuh
6 cara ini akan membantu Anda untuk bertahan menghadapi pasangan yang berselingkuh.

Sebagai support group bagi korban perselingkuhan pertama di Inggris, Andrew Marshall, sang pendiri, memberikan  tips untuk bertahan dan menghadapi hidup jika perselingkuhan terjadi pada Anda.

Dilansir dari Marieclaire.co.uk pada Minggu (9/10/2016), simak 6 hal yang bisa Anda lakukan untuk menjalani hidup.

1. Jangan terlalu cepat untuk  membuat keputusan besar setelah menemukan perselingkuhan pasangan. Sadari bahwa Anda sedang dalam keadaan syok dan tidak dapat berpikir secara rasional. Berbagai pertanyaan akan timbul dalam pikiran Anda. Jika Anda langsung mengakhiri hubungan cinta dengan pasangan tanpa jawaban, Anda tak akan pernah mendapatkan ketenangan.

2. Jangan terlalu cepat memberikan maaf. Sebagian besar orang yang berselingkuh tidak akan mengaku di awal, namun secara bertahan. Jika Anda terlalu cepat memaafkan, Anda tidak akan mendapatkan banyak informasi. Mereka justru akan menahan bicara untuk mencegah pertengkaran yang lebih lanjut setelah mendapatkan maaf dari Anda.

3. Sayangi diri Anda sendiri. Anda pasti butuh waktu untuk menyembuhkan diri setelah perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangan. Jangan berharap untuk ‘baik-baik saja’ setelah satu bulan. Jika Anda hanya mengakhiri hubungan dan move on tanpa menghadapi masalah yang sebenarnya, Anda akan membawa masalah tersebut ke dalam hubungan Anda selanjutnya.

BACA JUGA :PASANGAN YANG TEPAT MENGUBAH HIDUP YANG SEHAT

 

4. Banyak wanita merasa bahwa mereka adalah penyebab di balik masalah yang dialami oleh pasangan. Hal ini tidak benar. Kategorikan hubungan cinta Anda dalam 3 kotak, yang berisi barang Anda, barang pasangan, dan barang dalam hubungan Anda dengannya. Anda tidak bertanggung jawab terhadap isi dari kotak pasangan Anda, seperti akibat dari hubungan yang tidak baik dengan ibu, masa kecil tidak bahagia, dan sebagainya. Demikian pula sebaliknya. Pasangan Anda tidak bertanggung jawab terhadap trust issues dalam diri Anda yang terjadi karena ayah Anda yang selalu berselingkuh. Anda hanya bertanggung jawab terhadap isi dari kotak Anda sendiri.

5. Sadari bahwa perselingkuhan akan membuat semua kesalahan Anda atau pasangan semakin terasa nyata dan dapat membuat hubungan semakin buruk. Misalnya, jika selama ini Anda menyimpan rasa keberatan tentang penghasilan pasangan yang jauh lebih kecil dari penghasilan Anda, isu ini akan terasa lebih besar lagi setelah perselingkuhan terjadi. Ini adalah saatnya Anda menghadapi isu-isu tersebut.

6. Bagaimana Anda tahu kapan untuk menyerah dan pergi setelah perselingkuhan terjadi? Mudah, jika setelah membicarakannya dan berusaha memperbaiki hubungan Anda belajar tentang hal-hal positif, jangan menyerah. Karena bahkan jika Anda akhirnya berpisah, Anda dapat mengenal diri Anda sendiri dengan lebih baik. Jika Anda merasa hanya berputar-putar dalam masalah dan tidak mendapatkan apa pun dalam prosesnya, saatnya Anda pergi.

Dibeberkan oleh Beritaterpanas.com